^ Ke Atas
 
HEADLINE:
2014-10-07 23:11:32 - Bupati Tinjau Pengerjaan Jalan Tembus ke Kab. Darmasraya <0> 2014-10-08 23:04:19 - Bupati Buka MTQ ke-36 Tingkat Kecamatan Sangir Jujuan <0> 2014-09-29 15:54:19 - Bupati Solsel Terima Anugerah Aksara Madya <0> 2014-10-01 15:49:09 - Wabup Resmikan Mesjid Jami’aturahmah <0> 2014-09-29 11:01:33 - Bersiap Hadapi MEA 25 Pengrajin Makanan Dilatih Meningkatkan Mutu dan Kualitas Produk <0>
 

BERITA FOTO

2011-09-07 : Berita Foto 1

Hot Water Boom

2011-09-07 : Wisata

JAJAK PENDAPAT

Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?

Bagus
Cukup
Kurang

Tampilkan Hasil Suara

Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?

Bagus (51.2 %)

Cukup (18.5 %)

Kurang (30.3 %)

(2127 Suara)

Anda berada di: Depan > Post
Letak Geografis Dan Topografi
Diposting pada: 2011-09-07 11:04:28 | Hits : 7250
 

Kabupaten Solok Selatan terletak antara 010 17' 13” – 10 46 ' 45” Lintang  Selatan dan 1000 53' 24” - 1010 26' 27”  Bujur Timur dengan luas wilayah adalah 3.346,20 km per segi. Kabupaten Solok Selatan terletak dibagian selatan Propinsi Sumatera Barat yang berbatasan dengan Propinsi Jambi. Adapun batas-batas wilayah Kabupaten Solok   Selatan adalah sebagai berikut:

 

Sebelah Utara

: Kabupaten Solok

Sebelah Selatan

: Propinsi Jambi

Sebelah Barat

: Kab. Pesisir Selatan

Sebelah Timur

: Kabupaten Sijunjung

Secara administratif Kabupaten Solok Selatan memiliki 7 (tujuh ) Kecamatan yaitu Kecamatan Sangir, Sangir Jujuan, Sangir Balai Janggo, Sangir Batang Hari, Sungai Pagu, Pauh Duo dan Koto Parik Gadang Diateh

Tabel 1.

Daftar Nama  dan Luas Nagari Per Kecamatan

NO

Kecamatan

Nagari

Luas (Km2)

(1)

(2)

(3)

(4)

1

Sangir

1.Lubuk Gadang

186.320

2. Lubuk Gadang Timur

159.330

3. Lubuk Gadang Selatan

166.620

4. Lubuk Gadang Utara

120.720

2

Sangir Jujuan

1.Lubuk Malako

149.000

2.Bidar Alam

53.060

3.Padang air Dingin

36.000

4.Padang Limau sundai

25.000

5.Padang Gantiang

15.000

3.

Sangir Balai Janggo

1.Sungai Kunyit

192.200

2.Talunan Maju

160.220

3.Talao

5606

4.Sungai Kunyit barat

161.220

4.

Sangir Batang Hari

1.Abai

66.470

2.Ranah Pantai Cermin

54.100

3.Sitapus

24.050

4.Dusun Tangah

35.520

5.Lubuk Ulang Aling

50.180

6.Lubuk Ulang Aling  tengah

18.350

7. Lubuk Ulang Aling Selatan

31.340

5.

Sungai Pagu

1.Koto Baru

64.880

 

 

2.Pasar Muara Labuh

25.210

 

 

3.Pulakek Koto Baru

90.000

 

 

4.Pasia Talang

74.460

 

 

5.Sako Pasia Talang

65.580

 

 

6.Bomas

65.710

 

 

7.Sako Utara Pasia Talang

35.410

 

 

8.Sako Selatan pasia Talang

35.410

 

 

9.Pasia Talang Selatan

33.620

 

 

10.Pasia Talang Barat

70.310

 

 

11.Pasia Talang Timur

35.410

6.

Pauh Duo

1.  Alam Pauh Duo

99.010

 

 

2. Kapau Alam Pauh Duo

66.700

 

 

3. Luak Kapau Alam Pauh Duo

90.810

 

 

4. Pauh Duo Nan Batigo

91.580

7.

Koto Parik Gadang Diateh

1.Pakan Rabaa

107.200

 

 

2. Pakan Rabaa Timur

82.210

 

 

3. Pakan Rabaa Tengah

151.800

 

 

4. Pakan Rabaa Utara

182.890

Sumber : Kantor Bupati Bagian Tata Pemerintahan tahun 2011

Topografi, Klimatologi dan  Hydrologi

Wilayah  Kabupaten Solok Selatan terletak pada ketinggian 350 - 430 meter diatas permukaan laut, dengan topografi  bervariasi antara dataran lembah bergelombang, berbukit dan bergunung-gunung yang merupakan rangkaian dari Bukit Barisan yang membujur dari utara ke selatan.Secara topografis 60 % dari wilayah Solok Selatan berada pada kemiringan di atas 40 % yang tergolong sangat curam dan rawan terhadap bahaya longsor.

 

Kabupaten Solok Selatan dapat diklasifikasikan menjadi tiga tipe wilayahnya: (1) kawasan dataran tinggi bergelombang yang menempati wilayah bagian Timur, mulai dari Lubuk Malako di Kecamatan Sangir Jujuan ke arah Utara sampai ke wilayah Kecamatan Sangir Batang Hari; (2) kawasan perbukitan, lebih dominan menutupi wilayah Kabupaten Solok Selatan, mulai dari bagian Utara sampai bagian tengahnya. (3) kawasan lembah kaki pegunungan yang menempati wilayah bagian Barat berbatasan dengan Kabupaten Pesisir Selatan dan bagian Selatan, yang merupakan kaki Gunung Kerinci.

 

Secara geologis, Kabupaten Solok Selatan berada pada Sistem Patahan Besar Sumatera, yang dikenal dengan Patahan Semangko yang masih aktif sampai sekarang. Zona tumbukan lempeng Samudera Hindia dan Lempeng Benua Eurasia ini masih aktif, dengan laju pergerakan 7 cm/tahun. Jika terjadi pergerakan yang cukup besar, akan berpotensi menimbulkan gempa bumi. Di sisi lain berdasarkan peta geologi terlihat adanya potensi sumber daya mineral. Sumber daya mineral tersebut antara lain terdiri dari (a) mineral logam berupa tembaga, emas, dan perak. (b) potensi panas bumi yang ditandai oleh munculnya mata air panas. (c) bahan galian berupa batu gamping, pasir dan batu sungai.

 

Kabupaten Solok Selatan tidak memiliki Gunung Berapi namun posisinya ini terletak di antara dua gunung berapi yang masih aktif, yang berada di luar kabupaten dan  berbatasan langsung dengannya, yaitu Gunung Talang di Kabupaten Solok dan Gunung Kerinci di Kabupaten Kerinci. Tentu saja jika terjadi aktivitas vulkanik dan seismik kedua gunung berapi tersebut akan berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat di Kabupaten Solok Selatan.

 

Jenis tanah di Kabupaten Solok Selatan, terdiri atas tanah Podsolik Coklat dan Latosol. Jenis tanah seperti ini memiliki tingkat hara yang tinggi dan sangat subur. Oleh karena itu daerah ini sangat cocok untuk pengembangan kegiatan pertanian, terutama tanaman holtikultura dan perkebunan. Berdasarkan peta kesesuaian lahan diperoleh informasi bahwa, di samping tanaman pangan, komoditas perkebunan yang lebih sesuai dengan potensi lahan adalah jenis tanaman dataran tinggi seperti teh, kakao dan kopi daripada tanaman karet dan kelapa sawit.

Kabupaten Solok Selatan secara umum beriklim tropis dengan temperatur bervariasi antara 20°C hingga 33°C dengan curah hujan cukup tinggi yaitu 1.600-4.000 mm/tahun. Dengan kelembaban udara berkisar 80 %, Kabupaten Solok Selatan mempunyai iklim tropika basah. Pada umumnya musim penghujan berlangsung pada bulan Januari s/d Mei, September s/d Desember, sedangkan musim kemarau pada bulan Juni s/d Agustus. Angin pada umumnya bertiup dari arah Barat Daya – Tenggara.

 

Kabupaten Solok Selatan dilalui oleh 18 aliran sungai. Lima di antaranya terdapat di Kecamatan Sangir, tiga  di Sungai Pagu dan 10 sungai di  kecamatan lainnya. Sungai sungai tersebut antara lain Batang Timbulun, Batang Pelangai, Batang Sangir, Batang Kapur dan Batang Liki yang terletak di  Kecamatan Sangir. Sungai Batang Jujuan di Nagari Sungai Kunyit,  Sungai Batang Hari yang terletak di Kenagarian Lubuk Ulang Aling Kecamatan Sangir Batang Hari. Sungai Batang Suliti,  Sungai Batang Pagu, Batang Bangke yang terletak di Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh.

 

Sungai-sungai besar yang mengalir pada umumnya mempunyai kedalaman yang cukup, bersifat permanen, dan memiliki arus yang cukup deras. Dengan bentangan alamnya yang berbukit-bukit serta dilalui oleh banyak sungai seperti itu, menjadikan Kabupaten Solok Selatan rawan terhadap bahaya banjir dan longsor. Di samping itu, Kabupaten Solok Selatan juga merupakan salah satu dari empat kabupaten yang termasuk daerah yang berada pada bagian hulu Daerah Pengaliran Sungai (DPS) Batang Hari yang mengalir ke pantai timur.

 

Penggunaan Lahan

Sebagian besar dari luas wilayah Kabupaten Solok Selatan yang mencapai 359.000 ha adalah kawasan hutan yang mencapai luas 261.000 Ha atau sekitar 72,70 % dari total luas wilayah Kabupaten Solok Selatan 359.000 Ha. Selanjutnya kegiatan perkebunan merupakan penggunaan lahan terbesar kedua yang mempunyai luas 79.800 Ha atau sekitar 22,23 %. Penggunaan lahan terkecil di wilayah perencanaan adalah padang rumput yang hanya memiliki luas 18,10 Ha atau sekitar 0,01 %.Lebih jelas mengenai penggunaan lahan di wilayah perencanaan tahun 2010 dapat dilihat pada tabel 3.

 

Tabel 2

Penggunaan Lahan di Kabupaten Solok Selatan Tahun 2011


No

Penggunaan

Luas (ha)

Persentase (%)

1

Kawasan Hutan

261.000,00

72,70

2

Perkebunan

79.800,00

22,23

3

Sawah

10.300,00

2,87

4

Perumahan

900,00

0,25

5

Tegalan/Ladang

5.300,00

1,48

6

Padang Rumput

18,10

0,01

7

Semak Belukar

100,00

0,03

8

Lain-lain

1.581,90

0,44

Jumlah

359.000,00

100,00

 

 

 

 

 

Posting Lainnya:

« Kembali