^ Ke Atas
 
HEADLINE:
2014-10-07 23:11:32 - Bupati Tinjau Pengerjaan Jalan Tembus ke Kab. Darmasraya <0> 2014-10-08 23:04:19 - Bupati Buka MTQ ke-36 Tingkat Kecamatan Sangir Jujuan <0> 2014-09-29 15:54:19 - Bupati Solsel Terima Anugerah Aksara Madya <0> 2014-10-01 15:49:09 - Wabup Resmikan Mesjid Jami’aturahmah <0> 2014-09-29 11:01:33 - Bersiap Hadapi MEA 25 Pengrajin Makanan Dilatih Meningkatkan Mutu dan Kualitas Produk <0>
 

BERITA FOTO

2011-09-07 : Berita Foto 1

Hot Water Boom

2011-09-07 : Wisata

JAJAK PENDAPAT

Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?

Bagus
Cukup
Kurang

Tampilkan Hasil Suara

Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?

Bagus (51.2 %)

Cukup (18.5 %)

Kurang (30.3 %)

(2128 Suara)

Anda berada di: Depan > Post
Korban Longsor Di Solok Selatan Akan Direlokasi
Diposting pada: 2012-12-25 21:30:39 | Hits : 208 | Kategori: Daerah
 
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan Hamudis menyatakan korban longsor di Sungai Ipuh, Nagari Pakan Rabaa Tangah, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, akan direlokasi. "Kami akan mencoba berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk mengupayakan rekolasi para korban dan warga yang bermukim di daerah longsor tersebut," kata Hamudis saat dihubungi, Selasa (25/12). Ia menambahkan, beberapa waktu lalu pihaknya sudah melakukan survei di daerah tersebut, dan meminta warga yang bermukim untuk pindah. Namun, mereka enggan pindah karena tidak memiliki lahan untuk membangun rumah baru. Hujan deras yang mengguyur Solok Selatan, Sumatra Barat, pada Senin (24/12) malam menyebabkan longsor di Sungai Ipuh, Jorong Balun, Nagari Pakan Rabaa Tangah, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh. Peristiwa itu menewaskan tiga orang yang berada dalam satu rumah. Wali Nagari (kepala desa adat) Pakan Rabaa Tangah Jasman saat dimintai konfirmasi menyebutkan longsor yang terjadi sekitar pukul 00.00 WIB di Sungai Ipuh, Jorong Balun, tersebut menimbun bagian belakang dua rumah milik Syamsur, 35, dan Suman, 45. Peristiwa itu menewaskan dua anak Syamsur, yakni Yosi Fitriani, 12, dan Tri Yuliandra Sari, 8, serta ibu mertuanya, Nurbaiti, 61. "Para korban yang meninggal saat itu sedang tidur di satu kamar di bagian belakang rumah. Saat longsor terjadi, mereka tidak bisa menyelamatkan diri karena tertimbun dinding dari batako, tanah, serta batu," ujarnya. Media Indonesia

 

Posting Lainnya:

« Kembali