^ Ke Atas
 
HEADLINE:
2014-07-14 10:41:25 - Dirut PDAM Solsel Dinonaktifkan <0> 2014-07-14 10:38:32 - Perbaikan Jalan Rusak Mendesak <0> 2014-06-24 15:23:19 - Populasi Sapi di Solok Selatan Terus Meningkat <0> 2014-05-14 21:54:35 - Unand Janjikan Peningkatan SDM di Solok Selatan <0> 2014-05-05 05:42:35 - Tunjangan guru PNS daerah 2014 sudah ditetapkan <0>
 

BERITA FOTO

2011-09-07 : Berita Foto 1

Hot Water Boom

2011-09-07 : Wisata

JAJAK PENDAPAT

Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?

Bagus
Cukup
Kurang

Tampilkan Hasil Suara

Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?

Bagus (51.5 %)

Cukup (18.5 %)

Kurang (30.0 %)

(2073 Suara)

Anda berada di: Depan > Post
4 Daerah Belum Lapor Realisasi APBD
Diposting pada: 2013-06-20 20:06:05 | Hits : 202 | Kategori: Daerah
 

Empat kabupaten/kota di Sumbar, belum menyerahkan realisasi belanja APBD 2013 yang dilaporkan tiap bulannya ke Tim Evaluasi dan Pengawasan Penyerapan Anggaran (TEPPA). Empat kabupaten/kota tersebut yaitu Padang, Padangpanjang, Solok Selatan dan Dharmasraya.

 

Sementara itu, tujuh  kabupaten/kota telah menyerahkan realisasi Mei 2013 yang dilaporkan pada Juni kepada TEPPA. Daerah tersebut yaitu Payakumbuh, Agam, Limapuluh Kota, Pasbar, Tanahdatar, Pessel dan Kabupaten Solok. Sedangkan delapan kabupaten/kota lainnya, baru melaporkan struktur anggaran.

Kepala Biro Administrasi Pembangunan dan Kerja Sama Rantau Sumbar Muhammad Yani mengatakan, masih adanya kabupaten/kota yang belum menyerahkan realisasi anggaran disebabkan beberapa hal. ”Yaitu, masih kurang disiplinnya SKPD-SKPD di kabupaten/kota dalam menyerahkan data. Sehingga menyulitkan bagi tim TEPPA kabupaten/kota untuk mengirim data tepat waktu,” ujar Yani.

Yani menambahkan, penyampaian realisasi bulanan APBD 2013 untuk  kabupaten/kota, baru dimulai tahun ini. Realisasi tersebut dilaporkan paling lambat tanggal 10 tiap bulannya. Realisasi yang disampaikan dan dikirim melalui sistem monitoring TEPPA (Sismontep) tersebut merupakan laporan bulan sebelumnya. TEPPA sendiri merupakan Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4).

”Laporan realisasi kabupaten/kota yang diterima TEPPA ini, akan disampaikan kepada presiden. Saat ini belum ada saksi yang diberikan bagi kabupaten/kota yang telah melaporkan realisasi perbulannya,” sebut Yani.

Sementara itu, untuk laporan realisasi APBD 2013 Pemprov, kata Yani, selalu dikirim tepat pada waktunya yaitu pada tanggal 10 tiap bulannya. Akibatnya, atas laporan tersebut, TEPPA pusat memberikan deviasi biru untuk pemprov.

”Berdasarkan apa yang disampaikan TEPPA pusat bahwa status deviasi pemprov terhadap target, tergolong biru. Di mana, realisasi belanja pemprov per 31 Mei 2013 yaitu keuangan 26,28  persen, fisik 37,01 persen,” kata Yani.

Status deviasi ini, terang Yani, ada juga merah dan biru. Status merah yaitu bagi daerah yang pelaporan tidak dikirim dan tidak mencapai target. Sedangkan status kuning bila mendekati target yang ditetapkan. (uki)

Posmetro

 

Posting Lainnya:

« Kembali