^ Ke Atas
 
 
Anda berada di: Depan > Post
Ratusan Berkas CPNS Dicoret
Diposting pada: 2013-09-27 17:58:32 | Hits : 7823 | Kategori: Daerah
 

Pelamar kian Ramai di Akhir Pendaftaran

Peminat calon pegawai ne­geri sipil (CPNS) Ka­bu­paten Solok Sela­tan (Sol­­s­el) kian ramai. Dua hari menjelang di­­tu­t­upnya jadwal pen­­daf­­taran, jumlah pela­mar online terus ber­tam­­bah. Hingga pukul 12.00 Ka­mis (26/9), jumlah pela­mar regis­trasi le­wat du­nia maya itu me­nem­bus 22.365 orang.

Meski kuota CPNS yang ditetapkan Pem­kab Solsel hanya 10.000, namun pendaf­ta­ran masih dibuka. Berkas lamaran yang te­lah masuk ke panitia sebanyak 9.413. Rin­cian­nya, tenaga guru 4.379 berkas, tenaga ke­se­hatan 1.306 berkas, dan tenaga teknis 3.458 ber­kas.

Dari jumlah tersebut, terdapat ratusan ber­­kas dinilai tidak memenuhi syarat (TMS). Me­­nurut Kepala Bidang Mutasi Badan Ke­pegawaian Daerah (BKD) yang juga panitia se­leksi CPNS Solsel, Ampraisal meng­ung­kapkan, berkas masuk kategori TMS belum di-entry.

“Berkas TMS belum kita entry. Kalau seribu berkas (TMS, red) mungkin belum sampai. Ra­tusan lah. Berkas TMS ini juga termasuk yang mengi­rim­kan bahan sebelum tanggal 17 Sep­tember, atau sebelum pe­ngu­muman revisi formasi,” te­rang Ampraisal.

Berkas dinyatakan TMS me­li­puti usia pelamar, IPK, dan no­mor ijazah tidak sesuai. Usai se­mua berkas MS di-entry, se­lan­jutnya berkas TMS akan di-en­try. Bagi pelamar dinyatakan TMS, pengumumannya dapat di­lihat pada website Pemkab Sol­­sel, http://www.solselkab.go.id. Se­dangkan pelamar dinyatakan MS, informasinya akan disam­pai­kan lewat surat balasan.

Terkait pemadaman listrik hing­ga enam jam sehari, kata Am­praisal, tidak terlalu meng­gang­gu kegiatan verifikasi ber­kas lamaran CPNS karena meng­gunakan genset.

Honorer K-2 Diumumkan

Kemarin (26/9), Pemkab Sol­sel  mulai mengumumkan na­ma-na­ma 1.086 honorer K-2 yang me­­ngi­kuti ujian CPNS. Ke­pala BKD Ismael meng­ung­kap­kan, na­ma-nama honorer K-2 telah di­se­rah­kan oleh Badan Kepega­waian Negara (BKN) ke­pada Pem­kab Solsel pada 20 Sep­tem­ber 2013.

“Setelah dicek, jumlah K-2 yang mengikuti ujian melebihi jum­­l­ah K-2 yang diajukan Pem­kab Solsel. Ternyata ada sejum­lah na­ma ganda. Setelah diva­li­dasi, jum­lahnya 1.086 orang,” ung­k­apnya.

Pengumuman nama-nama ho­­norer K-2 dapat dilihat pada Di­n­as Pendidikan Solsel, Dinas Ke­sehatan, BKD, dan kantor Bu­pa­ti Solsel. Ujian jalur honorer (K-2) direncanakan seren­tak de­ngan jalur umum, yakni pada 3 November 2013. Ada dua materi yang diuji, Tes Kompetensi Da­sar (TKD) dan Tes Kom­petensi Bidang (TKB) dengan sistem ujian menggunakan Lembar Ja­waban Komputer (LJK). Sebe­lum mengikuti ujian, peserta di­harapkan menyerahkan pas fo­to ukuran 4x6 sebanyak empat lem­bar, dan 3x4 sebanyak dua lem­bar. “Foto tersebut untuk no­mor ujian dan denah. Soal lo­ka­si ujian, kita tentukan kemudian. Lokasi ujian K-2 akan dipisah dengan peserta CPNS jalur umum,” tambah Sekretaris BKD Suwirman.

Kuota K-2 yang akan dite­rima, kata Ismael, ber­dasarkan stan­dar nasional sebanyak 30 per­sen. “Untuk tenaga honorer K-1, diharapkan dapat bersabar du­lu. Kita masih menunggu ke­pu­tusan dari pusat,” kata Is­mael.

CPNS Pemprov 17 Ribu

Di sisi lain, jumlah pen­daf­taran CPNS di ling­kungan Pem­prov Sumbar mencapai 17 ribu pe­lamar. Namun dari angka 17 ribu pelamar online tersebut, ha­n­ya 6 ribu pelamar men­ye­rah­kan berkas lamaran pada panitia pe­laksana.

Selain itu, dua formasi CPNS nihil pelamar, yakni Keteram­pilan Vokasional IT Tunawicara dan Keterampilan Vokasional Seni Musik dan Budaya Tuna­wi­cara. “Hari ini memang hari ter­­akhir pendaftaran CPNS. Pe­la­mar telah mendaftar online se­ba­­nyak 17 ribu. Sedangkan tiga for­­­masi yang nihil pelamar be­be­­rapa waktu lalu, satu for­masi te­­lah ada peminatnya, yakni ins­truktur braile,” ujar Kepala BKD Sumbar Jayadisman. For­masi nihil pemi­nat ini tidak akan dialihkan ke formasi lainnya.

 

PADEK

 

Posting Lainnya:

« Kembali